Ilmu Gempa Perbandingan

Magnitudo vs Intensitas: Apa Bedanya?

5 mnt baca Oleh GeoShake Team

"Gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter!" — sering kita dengar di berita. Tetapi apa artinya? Dan mengapa gempa M6.3 bisa sangat merusak di satu tempat tapi hampir tidak terasa di tempat lain? Jawabannya terletak pada perbedaan antara magnitudo dan intensitas — dua konsep yang sering dicampuradukkan.


Magnitudo: Ukuran Energi Gempa

Definisi

Magnitudo mengukur jumlah energi yang dilepaskan oleh gempa di sumbernya (hiposenter). Setiap gempa hanya memiliki satu nilai magnitudo.

Skala yang Digunakan

Skala Nama Keterangan
Mw Moment Magnitude Standar internasional saat ini, paling akurat untuk gempa besar
ML Richter (Lokal) Skala klasik, masih digunakan untuk gempa kecil-sedang
Mb Body Wave Berdasarkan gelombang badan, digunakan untuk gempa jauh
Ms Surface Wave Berdasarkan gelombang permukaan

BMKG dan USGS kini menggunakan Mw (Moment Magnitude) sebagai standar utama.

Skala Logaritmik: Apa Artinya?

Magnitudo menggunakan skala logaritmik:

  • Setiap kenaikan 1 poin magnitudo = amplitudo gelombang 10× lebih besar
  • Setiap kenaikan 1 poin magnitudo = energi yang dilepaskan ~32× lebih besar

Contoh praktis:

Perbandingan Faktor Energi
M5 → M6 32× lebih besar
M5 → M7 1.000× lebih besar
M5 → M8 32.000× lebih besar
M5 → M9 1.000.000× lebih besar

Gempa Aceh 2004 (M9.1) melepaskan energi ~1 juta kali lebih besar dari gempa Cianjur 2022 (M5.6)!


Intensitas: Ukuran Efek yang Dirasakan

Definisi

Intensitas mengukur efek gempa di suatu lokasi tertentu — seberapa kuat guncangan dirasakan dan seberapa besar kerusakan. Satu gempa memiliki banyak nilai intensitas — berbeda di setiap lokasi.

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity)

Skala internasional yang paling umum:

MMI Deskripsi Efek
I Tidak terasa Hanya terdeteksi instrumen
II Sangat lemah Terasa oleh beberapa orang di lantai atas
III Lemah Terasa di dalam ruangan, seperti getaran truk lewat
IV Ringan Terasa banyak orang, perabot bergetar
V Sedang Terasa semua orang, benda-benda jatuh
VI Kuat Sulit berdiri, plester retak, furnitur bergeser
VII Sangat kuat Kerusakan bangunan biasa, sulit berdiri
VIII Merusak Kerusakan berat, dinding runtuh
IX Sangat merusak Bangunan runtuh, tanah retak
X Menghancurkan Sebagian besar bangunan hancur, longsor
XI-XII Bencana total Kerusakan total, permukaan tanah berubah

Skala SIG BMKG

BMKG Indonesia menggunakan Skala Intensitas Gempa (SIG) tersendiri:

SIG Deskripsi Setara MMI
I Tidak dirasakan I-II
II Dirasakan III-IV
III Kerusakan ringan V-VI
IV Kerusakan sedang VII-VIII
V Kerusakan berat IX-XII

Mengapa Gempa Kecil Bisa Lebih Merusak?

Faktor yang Mempengaruhi Intensitas

Intensitas di suatu lokasi bergantung pada banyak faktor, bukan hanya magnitudo:

Faktor Pengaruh
Jarak dari episenter Semakin dekat = semakin kuat
Kedalaman gempa Semakin dangkal = semakin kuat di permukaan
Jenis tanah Tanah lunak memperkuat getaran (efek tapak lokal)
Kualitas bangunan Bangunan tidak tahan gempa = kerusakan lebih besar
Durasi guncangan Gempa lebih lama = kerusakan kumulatif lebih besar

Studi Kasus: Cianjur 2022

  • Magnitudo: M5.6 — dianggap "sedang" secara global
  • Kedalaman: Hanya 10 km — sangat dangkal
  • Korban jiwa: 334 orang
  • Bangunan rusak: 62.000+

Mengapa begitu merusak?

  1. Sangat dangkal — energi terkonsentrasi di permukaan
  2. Tepat di bawah permukiman padat
  3. Bangunan tua tanpa standar tahan gempa
  4. Tanah lunak di lembah Cianjur memperkuat getaran

Bandingkan dengan gempa M7.0 di laut dalam yang mungkin tidak menyebabkan kerusakan signifikan karena jauh dari permukiman dan di kedalaman 100+ km.


Cara Membaca Informasi Gempa dari BMKG

Ketika BMKG mengumumkan gempa, informasi kunci yang perlu diperhatikan:

  1. Magnitudo (Mw) — seberapa besar energi gempa
  2. Kedalaman — semakin dangkal, semakin berbahaya
  3. Lokasi episenter — seberapa dekat dari kota/permukiman
  4. Potensi tsunami — untuk gempa bawah laut
  5. Intensitas di lokasi Anda — inilah yang paling relevan untuk Anda

Jangan hanya lihat magnitudo! Gempa M5.6 dangkal di bawah kota bisa jauh lebih berbahaya dari M7.0 dalam di tengah laut.


📱 Ukur intensitas gempa di lokasi Anda sendiri. GeoShake: iOS | Android


Artikel Terkait:

Siap bergabung dengan jaringan?

Dapatkan sensor GeoShake T1 dan mulai deteksi gempa di rumah.

GeoShake T1

Bagikan artikel ini:

Dapatkan info gempa di email Anda

Satu email singkat per bulan — panduan baru, kabar jaringan, kisah deteksi nyata. Tanpa spam; berhenti kapan saja.